6 Agu 2015

Pemilihan Kepala Hutan

Pada suatu waktu, didalam sebuah hutan akan diadakan pemilihan wali hutan yang baru. Adapun bakal calon yang sudah pasti maju dalam pemilihan adalah Macan yang merupakan pemegang posisi sebelumnya. Sementara itu ada beberapa bakal calon juga yang digadang-gadang ingin maju didalam pemilihan wali hutan tersebut, mereka adalah Beruang dan juga Kera.

Perlu diketahui, beruang adalah seorang (eh salah) seekor selebritis yang biasa muncul setiap hari di televisi bersama anak kerudung merah (gak nyebut merk, soalnya gak dibayar juga). Karena Popularitasnya itulah banyak pihak yang yakin beruang bisa memenangkan pemilihan wali hutan , mengalahkan Macan yang merupakan pemegang posisi sebelumnya.

Sementara Kera adalah hewan yang serba bisa , walaupun belum sakti dan mengambil kitab suci ke barat, Kera cukup cerdas walaupun dia punya sifat yang sombong dan angkuh. Salah satu sifat sombongnya adalah ia merasa bahwa ras atau bangsa kera lah yang terhebat, sehingga menyebabkan tidak mau bergabung dengan hewan-hewan lain. Bahkan menganggap rendah hewan-hewan lain, dan juga biasa hanya berbicara kepada kera lain menggunakan bahasa kera saja tanpa menggunakan bahasa hutan yang dimengerti oleh hewan-hewan lain.

Waktupun berjalan dan proses pendaftaran calon wali hutan pun dibuka oleh para sesepuh hutan , yang merupakan hewan-hewan bijak yang membantu membina hutan tanpa memiliki tujuan dan maksud tertentu dibaliknya. Yang pertama mendaftar adalah sang pemegang kekuasaan si Macan, saat mendaftar Macan diantar oleh para pendukungnya bahkan diarak dahulu keliling hutan 10kali baru masuk ketempat pendaftaran (selain untuk pamer kepada calon lawan dan pendukungnya tentu saja  untuk memberitahu bahwa Macan kembali mendaftarkan diri). Sementara dilain pihak Beruang memutuskan tidak mengikuti pemilihan wali hutan, karena ia merasa ia hanyalah selebritis yang tidak mampu memimpin hutan dan tidak mengerti politik hutan (walaupun sudah diberi pelatihan instan, yang macam mie 3menit jadi).

Waktu pendaftaran sudah mau ditutup sementara calon yang mendaftar hanyalah Macan, tanpa ada satupun pesaing. Yang mana dalam undang-undang hutan berlaku jika hanya ada satu calon saja maka pemilihan akan ditunda. Dan yang memegang posisi wali hutan adalah salah satu dari sesepuh hutan sebagai PWHS (pelaksana wali hutan sementara). Namun kondisi seperti itu tidak terjadi karena Kera mendaftarkan diri disaat-saat terakhir sebelum pendaftaran ditutup (alasan Kera biar dramatis, atau jagoan datangnya belakangan disaat kritis). Akhirnya secara sah ada dua calon wali hutan, yaitu Macan dan Kera yang mana akan bersaing pada pemilihan secara langsung oleh para penghuni hutan yang telah terdata sebagai pemegang hak pilih. Yang terdata tidak bisa mengikuti walaupun membawa KTPHE (kartu tanda penghuni hutan elektrik , elektrik ya bukan voucher jadi gak repot nyari koin buat kerok nomornya). Pemilihan pun berlangsung secara jujur , adil, dan rahasia.

Hasil perhitungan suara ternyata menunjukkan bahwa Macan unggul mutlak dari Kera, hal ini dikarenakan Kera hanya memperoleh dukungan dari kelompoknya saja dan karena Kera itu somong dan angkuh. Walaupun pada sebelum pemilihan Kera sudah membagi-bagi pisang yang ditempel sticker wajah kera kepada para calon pemilih, namun tetap saja para hewan tahu bahwa ada batu dalam pisang alias ada maksud terselubung dalam proses bagi-bagi pisang tersebut. Sehingga walaupun menerima pisang pemberian Kera, mereka tidak memilih Kera. Sementara Kera yang merasa rugi pun marah-marah dan mengamuk serta meminta seluruh pisang yang telah dibagikan untuk dikembalikan.

Terjadilah kericuhan dihutan tersebut, sampai membuat Macan mengaum dengan keras untuk menenangkan para warga hutan. Dan Macan pun berkata "saya berada diposisi pemimpin bukan karena keinginan pribadi saya, namun semua itu dikarenakan pihak-pihak lain menerima saya sebagai pemimpin mereka". Sebuah kalimat dari Macan itu membuat Kera menjadi malu dan menyesali sifat angkuh dan sombong yang selama ini ia lakukan.

4 Agu 2015

Kisah Kancil dan Tupai

Pada suatu hari disebuah hutan ada dua ekor hewan yang bersahabat yang sedang berbincang-bincang, mereka adalah kancil dan tupai. Hal yang mereka bicarakan adalah cara untuk meloloskan diri ketika ada bahaya seperti pemburu ataupun hewan buas.

Sang Kancil yang terkenal dengan kecerdikannya (dan juga kenakalannya yang suka mencuri mentimun pak tani :P) berkata kepada tupai : "bro, kalau saya si kancil menghadapi ancaman bahaya punya seribu satu cara. Yang mana semua cara berbeda berdasarkan situasinya.". Tupai hanya menjawab : "hebat kamu cil, kalau saya saja hanya punya satu cara. Tapi kamu punya seribu satu, lebih banyak seribu macam cara yang kamu punya dibanding saya. Apa saja cara-cara kamu itu cil ? "

Kancil pun mulai bercerita panjang lebar tentang cara-cara dia dalam menghadapi masalah, saat bercerita si tupai hanya bisa mengangguk-anggukan kepala (entah mengerti atau entah dia mengantuk). Semakin lama cerita semakin seru, sampai tanpa disadari ada seekor harimau yang mengendap-ngendap mendekati mereka dengan tujuan untuk mengisi perutnya untuk makan siang.

Tiba-tiba sang harimau pun menyergap mereka, lalu sang tupai berlari dengan cara memanjat pohon setinggi-tingginya. Dan berkata kepada kancil : " kancil cara saya menghadapi ancaman hanya ini, yaitu memanjat pohon setinggi-tingginya dan bersembunyi diantara dedaunan". Sang kancil yang masih menghadapi harimau, kebingungan karena dikepalanya ada seribu macam cara. Dan sang kancil belum bisa memutuskan cara apa yang digunakan untuk menghadapi bahaya saat ini.  Akhirnya karena kebingungan karena terlalu banyak cara, sang harimau pun mendapatkan makan siangnya. Dan sang Kancil lah yang menjadi makan siangnya.

NB : terkadang terlalu banyak pilihan dan teori itu tidak bisa berguna didalam situasi dan kondisi yang terjadi. Jadi lakukanlah apa yang bisa dilakukan , namun jangan lupa untuk belajar dari pengalaman juga serta menggunakan rasio dan logika.

24 Jul 2015

Kisah 3 Orang Pedagang (yang ......)

Kali ini saya sendiri bingung untuk menuliskan arti dari ..... pada judul kisah ini,  dikarenakan masih belum menemukan kata-kata yang sesuai dan tepat sehingga bisa diterima semua pihak tanpa ada satu pun yang disinggung atau dirugikan.


Alkisah pada zaman dahulu, ada sebuah kota yang damai dan tenteram sebut saja nama kotanya itu Kota Damai Makmur. Dikisahkan karena kota tersebut damai, hanya ada sedikit prajurit militer yang menjaga kota tersebut dan juga tembok kota tersebut juga hanya sekedarnya saja.

Pada suatu hari, ada segerombolan perampok yang terkenal akan kesadisannya yang ingin datang ke kota tersebut. Dari kejauhan sudah terlihat perkemahan para perampok tersebut tidak jauh dari kota. Warga kota pun mulai merasa terancam keselamatannya, oleh karena itu diadakanlah rapat yang dipimpin oleh walikota.  Tujuan dari rapat itu adalah membahas bagaimana cara terbaik untuk mencegah para perampok masuk kota, atau setidaknya meminimalisir kerugian yang ditimbulkan oleh gerombolan perampok.

Ditengah rapat , ada seorang pedagang bahan-bahan bangunan (batu, semen, pasir, dan sejenisnya) yang mengusulkan untuk membangun tembok yang tinggi dan kokoh disekeliling kota agar para perampok tidak bisa masuk kedalam kota. Yang mana bahan-bahannya bisa dibeli pada sang pedagang bahan bangunan.

Saran itu diinterupsi (kayak lagi sidang anggota dewan) oleh seorang pedagang senjata, dan pedagang senjata pun berkata "kalau kita membangun tembok yang tinggi dan kokoh, akan memakan waktu yang sangat lama sehingga pasti tidak akan selesai tepat waktu dan akan sia-sia belaka. Yang harus kita lakukan adalah berperang melawan perampok tersebut." Yang mana senjatanya bisa dibeli pada sang pedagang senjata.

Lagi-lagi saran itu diinterupsi oleh seorang pedagang kuda dan kereta kuda, sambil berkata "Untuk membangun tembok tidaklah memungkinkan sesuai ucapan pedagang senjata, sementara untuk berperang menurut saya juga tidak memungkinkan karena warga kota ini tidak pernah berperang sebelumnya dan mungkin saja akan menimbulkan banyak korban dipihak warga kota. Bagaimana jika kita melarikan diri saja menggunakan kereta kuda, yang mana setiap warga bisa membeli kereta dan kudanya dari saya."

Terjadilah kericuhan dalam rapat tersebut, sementara sang walikota pun hanya bisa terdiam terbengong-bengong. Sang walikota berpikir, pada saat kondisi genting atau gawat seperti ini masih saja ada orang yang berusaha mengambil keuntungan, seperti kata pepatah lama "Ada Tauge Dalam Tahu" yang artinya ada maksud dan tujuan tersembunyi didalam sesuatu. Dan disinilah bisa terlihat bahwa ada beberapa orang yang masih saja memikirkan keuntungan dirinya sendiri.

Para pembaca sekalian, alangkah baiknya kalau kita tidak berlaku seperti para pedagang dalam kisah diatas. Alangkah baiknya jika kita peduli dengan sesama dan membantu orang lain.

7 Jul 2015

Lu Bu Seorang Satria Hebat yang Arogan (3 Kingdom)

Lubu dan Kelinci Merah
Sekarang kita membahas tentang perang-perangan kembali ya, kali ini membahas tentang perang 3kerajaan atau bahasa bekennya 3 kingdom atau samkok. Kenapa disebut perang 3 kerajaan karena memang perang ini melibatkan 3kerajaan yaitu Wei, Shu dan Wu. Kerajaan tersebut adalah pecahan dari kerajaan Han yang berjaya pada era atau dinasti sebelumnya.

Tokoh yang ingin penulis bahas kali ini adalah seorang Lu Bu, jendral hebat dari kerajaan Han sebelum pecah menjadi 3 kerajaan. Lu Bu terlahir dengan nama Lu Fengxian didaerah Wuyuan (sekarang daerah Mongolia) dan berasal dari keluarga biasa (bukan keturunan bangsawan atau sejenisnya). Dikarenakan bakatnya besar, Lu Bu dengan cepat menguasai semua ilmu silat dan ilmu perang semasa mudanya.



Selain berbakat Lu Bu memiliki ambisi yang besar, dan dia mengikuti Ding Yuan seorang pejabat istana kerajaan Han untuk berkomplot dalam membunuh beberapa pejabat dalam istana yang telah mengabdi dari era mendiang Kaisar sebelumnya (pada saat itu Kaisar baru saja wafat dan Tahta diwariskan kepada putranya yang masih berusia anak-anak). Rencana yang dijalankan Ding Yuan pun sukses dan ia memperoleh jabatan penting dalam istana, atas jasa-jasanya maka Lu Bu diangkat menjadi anak oleh Ding Yuan. Selain itu Lubu Juga diangkat menjadi salah satu jendral dalam pasukan kerajaan.

Dikarenakan ambisi Lu Bu yang cukup besar namun pemikiran yang dangkal, ia pun kembali dimanfaatkan oleh Dong Zhu seorang pejabat tinggi pemerintahan yang memiliki dendam pribadi dengan Ding Yuan. Akhirnya terjadilah persekutuan antara Dong Zhu dan Lu Bu dan akhirnya Lu Bu ditugaskan membunuh Ding Yuan, dan berhasil sehingga Dong Zhu bisa mencapai posisi tertinggi dalam pemerintahan yaitu perdana menteri. Atas jasanya itu Lu Bu diangkat menjadi anak Dong Zhu dan diberi hadiah seekor Kuda bernama kelinci merah (Red Hare) yang terkenal dapat berlari sejauh 1000Li (sekitar 500KM) perharinya. Setelah itu setiap berperang Lu Bu selalu menang bahkan sampai ada julukan "Pria terhebat adalah Lu Bu dan Kuda terhebat adalah Kelinci Merah"

Sampai suatu ketika Lu Bu jatuh cinta kepada Diao Chan putri angkat dari seorang menteri yang bernama Wang Yun (salah satu menteri yang membenci Dong Zhu). Mengetahui bahwa Lu Bu mencintai putri angkatnya Wang Yun pun bersiasat untuk mengadu domba Lu Bu dan Dong Zhu, yaitu dengan cara ia merestui hubungan Lu Bu dan Diao Chan namun ia memberikan Diao Chan kepada Dong Zhu sebagai selir. Dikarenakan kecantikannya yang luar biasa maka Dong Zhu pun tidak menolak Diao Chan menjadi selirnya.

Mengetahui peristiwa bahwa wanita pujaannya menjadi selir sang ayah angkatnya, Lu Bu merasa marah terhadap Dong Zhu. Pada awalnya Lu Bu ingin meminta Diao Chan menjadi istrinya kepada Dong Zhu, namun hal tersebut ditolak. Dikarenakan penolakan itulah Lu Bu melakukan pemberontakan terhadap Dong Zhu dan membunuh Dong Zhu. Setelah Dong Zhu tewas, Lu Bu pun menjadi buronan kerajaan dan meminta suaka/perlindungan kepada Liu Bei.

Dikarenakan sikap arogan dari Lu Bu , perlahan terjadi perselisihan antara dirinya dan Liu Bei. Sementara di kerajaan Cao Cao sudah mulai memperoleh kekuasaan, dan Cao Cao pun ingin merekrut kembali Lu Bu menjadi bawahannya. Cao Cao melakukan intimidasi dengan cara bersekutu dengan Liu Bei dan mengepung markas Lu Bu, serta menawari Lu Bu posisi sebagai Jendral tertinggi dalam pasukannya. Namun Lu Bu yang merasa arogan menolak mentah-mentah permintaan Cao Cao dan menyatakan perang terhadap Cao Cao.

Waktu pun terus berjalan, lambat laun pasukan Lu Bu semakin terdesak. Memang seorang Lu Bu adalah satria tanpa tandingan, namun dikarenakan sikap arogan dirinya pasukannya yang secara perlahan kalah oleh Cao Cao terdesak. Sehingga terjadilah penghianatan oleh pasukan Lu Bu terhadap dirinya, dan Lu Bu pun berhasil tertangkap. Pada saat berhadapan dengan Cao Cao, Lu Bu menagih janji Cao Cao untuk mengangkat dirinya menjadi Jendral tertinggi, namun Liu Bei mengingatkan bahwa memperkerjakan Lu Bu sama saja dengan memelihara api dalam sekam yang suatu saat dapat merugikan diri sendiri. Sehingga akhirnya Lu Bu dihukum mati oleh Cao Cao, sementara Kuda Kelinci Merah (red hare) milik Lu Bu diambil dan disimpan oleh Cao Cao (yang nantinya akan diberikan kepada Guan Yu).

20 Jun 2015

Legenda Dinasti Pu

Dinasti Pu


Alkisah pada zaman dahulu disuatu tempat didaratan antah berantah, terdapat suatu dinasti kerajaan yang bernama Dinasti Pu. Berdirinya kerajaan ini diawali dengan digulingkannya Dinasti Dur yang dipimpin oleh Kaisar Ma (nama lengkapnya Ma Les Ba Nget) oleh sekelompok orang yang merasa bahwa pemimpinan Dinasti Dur itu sudah tidak kondusif dan tidak layak lagi memegang pemerintahan. Setelah itu diangkatlah seorang bermarga Li untuk menjadi kaisar baru , mengawali rezim Dinasti baru yaitu Dinasti Pu. Sang Kaisar yang terpilih bernama Li Hai Li Kiat.

Pemerintahan yang baru ini bukannya tanpa halangan ada banyak sekali kebobrokan peninggalan generasi dinasti sebelumnya, sehingga pada generasi pertama Dinasti Pu ini belum terlalu berkembang dan besar. Waktu pun terus berjalan dan akhirnya Kaisar Li Hai Li Kiat mangkat, dan diangkatlah sang putera mahkota Li Hai Ci Poa untuk menjadi pemimpin baru Dinasti Pu.

Kaisar Li Hai Ci Poa ini adalah kaisar yang bisa dibilang cakap, pada masa pemerintahannya perekonomian meningkat drastis terutama disektor perdagangan. Komoditi utama yang menjadi ujung tombak kerajaan tersebut adalah perdagangan omongan atau bisa dibilang jual omongan. Bahkan untuk membantu untuk membantu perkembangan bidang penjualan omongan itu, dibuatlah tiga ratus tujuh puluh delapan ketetapan kaisar atau lebih dikenal dengan 378pasal. Dan konon untuk menghormati hal itu pasal itu diabadikan disuatu negara di lintang katulistiwa dengan nama pasal 378.

Pada awalnya semua berjalan lancar dan baik, namun dikarenakan tidak adanya materi untuk dijual dan tidak adanya kestabilan pasar perlahan perekonomian Dinasti Pu mulai meredup. Dan pada puncaknya ketika sang Kaisar Li Hai Ci Poa sakit-sakitan dan akhirnya mangkat. Terjadi kekalutan dalam bidang politik dan berimbas pada perekonomian yang menyebabkan banyaknya eksodus dari warga negara mereka dengan membawa bon surat hutang seperlunya.

Sementara itu di istana terpilihlah pangeran Li Cik Li Hai , adik dari Li Hai Ci Poa untuk meneruskan tampuk pemerintahan sebagai kaisar Dinasti Pu. Untuk memperbaiki negara yang sudah hancur berantakan sang kaisar baru Li Cik Li Hai bergerak cepat dengan mengubah paksa komoditas perdagangan sehingga diharapkan bisa menyelamatkan Dinasti Pu dari kehancuran.

Komoditas yang ditingkatkan untuk perdagangan adalah segala sesuatu yang mencakup 4hal, yaitu sebagai berikut :
1. Komoditas yang berhubungan dengan Religi
   Komoditas ini adalah komoditas utama dalam rencana perdagangan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan sang kaisar beranggapan bahwa komoditas ini selalu laris manis dimana saja dan bisa dijual dengan modal seminim mungkin dengan keuntungan sebanyak-banyaknya.

2. Komoditas yang berhubungan dengan Kesehatan
   Komoditas ini adalah komoditas kedua dalam rencana perdagangan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan sudah ada jargon "sehat itu mahal, dan sakit itu lebih mahal". Sehingga apapun yang berhubungan dengan bidang ini akan sangat dengan mudah diperjual belikan.

3. Komoditas yang berhubungan dengan Kecantikan/Kegagahan
   Komoditas ini adalah komoditas ketiga dalam rencana perdagangan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan ada banyak sekali penduduk yang merasa "mati gaya" atau merasa "asing" jika tidak mengikuti "trend" yang sedang berlangsung atau tidak ingin merasa berbeda dengan lingkungan sekitarnya. Biasanya cara untuk memasarkan komoditas ini adalah membayar orang-orang penting, terkenal dan berpengaruh untuk mengaku sebagai konsumen dan mereka memberikan pernyataan yang sepenuhnya sudah diarahkan agar yang lain juga mengikutinya (kayak menggembala bebek ya :P )

4. Komoditas yang berhubungan dengan Investasi mudah
   Komoditas ini adalah komoditas terakhir dalam rencana perdaganan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan banyaknya orang merasa malas untuk bekerja dan menginginkan hasil yang banyak. Untuk memasarkan komoditas ini biasanya adanya kesan bahwa akan mendapatkan keuntungan yang berlipat tanpa perlu bekerja , atau membiarkan uang "bekerja" dengan sendirinya atau dengan embel-embel nilai atau harga akan naik setelah jangka waktu tertentu. Dikarenakan berdampak mengakibatkan putaran keuangan melambat maka walaupun peminatnya banyak , komoditas ini menjadi prioritas terakhir.

Pada Akhirnya Dinasti Pu pun kembali berkembang dengan pesat bahkan wilayahnya sudah memasuki 2/3 daerah dalam peta dunia, dan masih akan terus terjadi. Sehingga pada akhirnya terjadilah bencana alam yang memusnahkan kerajaan hebat dari Dinasti Pu tersebut. Dan konon catatan-catatan didalam sejarah dihilangkan secara sengaja oleh pihak-pihak yang berwenang. Sehingga Dinasti Pu menjadi suatu peradaban yang hilang dari sejarah.

Namun masih ada beberapa keturunan dari Dinasti Pu yang tetap selamat dan masih terus hidup sampai dengan saat ini. Mungkin tanpa disadari mereka ada disekitar kita.

Notebawah :
Cerita diatas hanyalah fiksi semata yang berasal dari imajinasi penulis, adapun jika ada kesamaan nama , tempat atau peristiwa semua itu hanyalah ketidaksengajaan yang diluar kemampuan penulis. Jika memang ada pihak-pihak tertentu yang merasa kurang berkenan dengan tulisan diatas penulis mohon maaf, karena maksud dari tulisan diatas adalah hanya untuk hiburan semata.

12 Jun 2015

Lucky Luke sang Koboi Penyendiri yang Jauh dari Rumahnya

Pada kesempatan kali ini penulis ingin mengangkat kisah tokoh fiksi idola penulis dari semasa kanak-kanak sama dengan saat ini, tokoh yang ingin penulis angkat adalah Lucky Luke (koboi yang menembak lebih cepat dari bayangannya sendiri). Lucky Luke adalah tokoh koboi yang diciptakan oleh Rene Goscinny, dan kadang digambar oleh Maurice De Bevere (terkenal dengan nama Morris).

Dikisahkan dalam berpetualang Lucky Luke selalu bersama dengan Kuda Putih rekan setianya, yang bernama Jolly Jumper yang mana Jolly Jumper sendiri adalah kuda tercerdas dalam serial tersebut (baca kisahnya nanti kalian bisa simpulkan sendiri). Terkadang juga pasangan Luke dan Jolly ditemani oleh Rantanplan/Rintincan/Bushwack (Rintincan untuk sindiran Rintintin, Bushwack untuk seri versi bahasa inggris) seekor Anjing penjaga penjara yang membuat cerita semakin menarik dan konyol.

Kalau ada jagoan tentu ada musuhnya yaitu para penjahat, musuh abadi Lucky Luke disini adalah Geng Dalton yang terdiri dari 4orang Joe, Jack, William, Averell. Mereka adalah 4 orang bersaudara yang mana Averel yang termuda adalah yang paling tinggi namun polos, sedangkan Joe adalah yang tertua dan pemimpin mereka walaupun bisa dikatakan yang "terpintar". Walaupun penjahat Dalton sendiri adalah segerombolan orang yang kurang cerdas, namun mereka jahat hal itu karena menjadi penjahat sudah merupakan warisan turun temurun keluarga mereka.

Adapula beberapa tokoh yang menjadi teman ataupun musuh Lucky Luke, seperti Calamity Jane (koboi wanita, yang kuat. Teman Luke),  Billy The Kid  (penjahat anak-anak, musuh Luke), Jesse James (penjahat yang ingin seperti robin hood, musuh Luke) yang terkadang muncul didalam serial ini.

Selain itu ada juga tokoh-tokoh dari suku indian yang juga muncul dalam kisah ini, dan Lucky Luke sendiri biasanya berkawan dengan mereka. Yang menarik banyak nama tokoh indian yang dinamakan seperti nama hewan ataupun warna contoh : Anjing Kuning , Elang Hitam, Serigala Berbulu, Bison Ngamuk (kalau penulis sendiri mau punya nama Indian Beruang Biru hahaha). Dan semua indian ini memanggil para koboi ataupun pendatang dengan nama Muka Pucat, dikarena warna kulit mereka pucat. Dan Lucky Luke sendiri biasa memanggil mereka dengan sebutan saudara kulit merah.

Serial ini cukup menarik untuk disimak berulang kali, baik dalam membaca komiknya ataupun menonton filmnya. Ada saja tingkah laku yang kocak yang dilakukan tokoh-tokoh dalam serial ini terutama Rantanplan dan Geng Dalton (terutama Averell). Dan yang menjadi ciri khas dari Lucky luke adalah pada akhir cerita ia dan Jolly Jumper selalu menuju arah matahari terbenam dan menyanyikan lagu "i am poor lonesome cowboy, whose long way way from home"

7 Jun 2015

Sang Pendekar Sesat dari Timur

Ilustrasi Sesat Timur Huang
Dalam beberapa tulisan sebelumnya penulis pernah menyebutkan 5orang dedengkot dunia persilatan dalam trilogi novel Rajawali (Pendekar Pemanah Rajawali, Kembalinya Pendekar Rajawali, dan Golok Naga Pedang langit). Yaitu pendekar yang mewakili 4 arah mata angin dan 1 pada pusat.

Pada kesempatan kali ini penulis ingin mengupas lebih lanjut tentang salah satu dari mereka , yang ingin penulis kupas adalah Huang Yao Shi / Oy Yok Su si pendekar Sesat dari Timur. Huang / Oy sendiri berasal dari sebuah pulau yang dinamakan Pulau Bunga Persik atau Pulau Persik yang berada di lepas pantai bagian timur dari daratan tiongkok, dan sifat dan perangainya yang lain daripada yang lain sehingga ia sering dianggap sesat menyebabkan nama Sesat Timur melekat kepadanya.

Sesat Timur adalah pendekar dengan usia termuda dari kelima pendekar sakti penguasa dunia persilatan, pada saat pertarungan pertama di gunung HuaSan untuk memperebutkan gelar terhebat usianya baru sekitar mendekati usia 30tahun. Selain kemampuan ilmu silat kasar / gerakan Huang juga memiliki tenaga dalam yang hebat, selain itu dia merupakan ahli dalam sastra, perhitungan matematika, peramalan, dan dalam kesenian.

Kemampuannya yang tinggi dalam ilmu matematika dan peramalan terlihat dari pulau persik yang dia kuasai, yang mana didalam pulau persik itu ada banyak susunan dari pohon-pohon persik yang menyerupai labirin besar. Sehingga siapapun yang masuk kesana sulit untuk menemukan jalan keluar ataupun kembali ke pintu masuk. Sedangkan untuk kemampuan dibidang kesenian terlihat bahwa Sesat timur ini gemar memainkan seruling giok, tapi jangan dianggap enteng alunan musik yang keluar dari seruling giok itu disertai dengan tenaga dalam yang bisa digunakan untuk bertarung lho. Zhao Botong / Ciu Petong sang bocah tua nakal saja sampai meronta-ronta ketika mendengar alunan musik dari seruling giok yang dimainkan oleh Sesat Timur.

Dikisahkan dalam cerita tidak lama setelah pertarungan pertama di gunung HuaSan Sesat Timur menikah dengan kekasihnya (ibu dari Huang Rong), namun malang sang istri meninggal tidak lama setelah melahirkan putri mereka (Huang Rong). Pada awalnya Sesat Timur ingin bunuh diri dikarenakan perasaan cintanya yang mendalam, namun ketika ia teringat permintaan terakhir istrinya untuk menjaga, membesarkan dan mencarikan jodoh untuk sang putri yang baru lahir ia mengurungkan niatannya. Dan juga ia menyimpan jenazah mendiang Istrinya didalam sebuah goa dan dibiarkan tetap utuh karena perasaan cintanya tersebut terhadap istrinya.

Didalam cerita pula disebutkan bahwa dipulau persik seluruh pelayan dan orang-orang disana adalah orang tuli dan bisu, banyak yang menganggap bahwa Sesat Timur yang membuat mereka menjadi seperti itu. Padahal dari salah satu sumber tertulis bahwa para pelayan disana merupakan para orang-orang yang mengalami cacat dan dikucilkan dari lingkungannya dan bertemu dengan Sesat Timur semasa ia berkelana berkeliling daratan Tiongkok.

Didalam cerita juga disebutkan bahwa Sesat Timur difitnah telah membunuh Bocah tua nakal dan 5 dari 7orang pendekar aneh JiangNan (guru dari Guo Jing) oleh Racun barat dan Yang Kang. Namun Sesat Timur tidak berusaha meluruskan hal tersebut , karena ia tahu tidak akan ada yang mempercayai ucapan orang yang sudah dianggap sesat. Yang menarik pada era kembalinya pendekar rajawali ketika Sesat Timur bertemu dengan Yang Guo yang hendak menikahi gurunya, ia mendukung hal tersebut (walaupun pada masa itu tabu seorang murid dan guru menikah , karena hubungan guru dan murid seperti hubungan anak dan orang tua).

Demikianlah sepenggal kisah tentang si Sesat dari Timur Huang Yao Shi, yang kalau dilihat dari pandang berbeda bisa diketahui kalau ia adalah orang yang romantis, baik dan tidak terikat akan tradisi-tradisi kuno yang merepotkan. Dan walaupun dibilang Sesat, ia tidak mempedulikannya sama sekali, karena ia hidup dengan caranya sendiri.