20 Jun 2015

Legenda Dinasti Pu

Dinasti Pu


Alkisah pada zaman dahulu disuatu tempat didaratan antah berantah, terdapat suatu dinasti kerajaan yang bernama Dinasti Pu. Berdirinya kerajaan ini diawali dengan digulingkannya Dinasti Dur yang dipimpin oleh Kaisar Ma (nama lengkapnya Ma Les Ba Nget) oleh sekelompok orang yang merasa bahwa pemimpinan Dinasti Dur itu sudah tidak kondusif dan tidak layak lagi memegang pemerintahan. Setelah itu diangkatlah seorang bermarga Li untuk menjadi kaisar baru , mengawali rezim Dinasti baru yaitu Dinasti Pu. Sang Kaisar yang terpilih bernama Li Hai Li Kiat.

Pemerintahan yang baru ini bukannya tanpa halangan ada banyak sekali kebobrokan peninggalan generasi dinasti sebelumnya, sehingga pada generasi pertama Dinasti Pu ini belum terlalu berkembang dan besar. Waktu pun terus berjalan dan akhirnya Kaisar Li Hai Li Kiat mangkat, dan diangkatlah sang putera mahkota Li Hai Ci Poa untuk menjadi pemimpin baru Dinasti Pu.

Kaisar Li Hai Ci Poa ini adalah kaisar yang bisa dibilang cakap, pada masa pemerintahannya perekonomian meningkat drastis terutama disektor perdagangan. Komoditi utama yang menjadi ujung tombak kerajaan tersebut adalah perdagangan omongan atau bisa dibilang jual omongan. Bahkan untuk membantu untuk membantu perkembangan bidang penjualan omongan itu, dibuatlah tiga ratus tujuh puluh delapan ketetapan kaisar atau lebih dikenal dengan 378pasal. Dan konon untuk menghormati hal itu pasal itu diabadikan disuatu negara di lintang katulistiwa dengan nama pasal 378.

Pada awalnya semua berjalan lancar dan baik, namun dikarenakan tidak adanya materi untuk dijual dan tidak adanya kestabilan pasar perlahan perekonomian Dinasti Pu mulai meredup. Dan pada puncaknya ketika sang Kaisar Li Hai Ci Poa sakit-sakitan dan akhirnya mangkat. Terjadi kekalutan dalam bidang politik dan berimbas pada perekonomian yang menyebabkan banyaknya eksodus dari warga negara mereka dengan membawa bon surat hutang seperlunya.

Sementara itu di istana terpilihlah pangeran Li Cik Li Hai , adik dari Li Hai Ci Poa untuk meneruskan tampuk pemerintahan sebagai kaisar Dinasti Pu. Untuk memperbaiki negara yang sudah hancur berantakan sang kaisar baru Li Cik Li Hai bergerak cepat dengan mengubah paksa komoditas perdagangan sehingga diharapkan bisa menyelamatkan Dinasti Pu dari kehancuran.

Komoditas yang ditingkatkan untuk perdagangan adalah segala sesuatu yang mencakup 4hal, yaitu sebagai berikut :
1. Komoditas yang berhubungan dengan Religi
   Komoditas ini adalah komoditas utama dalam rencana perdagangan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan sang kaisar beranggapan bahwa komoditas ini selalu laris manis dimana saja dan bisa dijual dengan modal seminim mungkin dengan keuntungan sebanyak-banyaknya.

2. Komoditas yang berhubungan dengan Kesehatan
   Komoditas ini adalah komoditas kedua dalam rencana perdagangan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan sudah ada jargon "sehat itu mahal, dan sakit itu lebih mahal". Sehingga apapun yang berhubungan dengan bidang ini akan sangat dengan mudah diperjual belikan.

3. Komoditas yang berhubungan dengan Kecantikan/Kegagahan
   Komoditas ini adalah komoditas ketiga dalam rencana perdagangan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan ada banyak sekali penduduk yang merasa "mati gaya" atau merasa "asing" jika tidak mengikuti "trend" yang sedang berlangsung atau tidak ingin merasa berbeda dengan lingkungan sekitarnya. Biasanya cara untuk memasarkan komoditas ini adalah membayar orang-orang penting, terkenal dan berpengaruh untuk mengaku sebagai konsumen dan mereka memberikan pernyataan yang sepenuhnya sudah diarahkan agar yang lain juga mengikutinya (kayak menggembala bebek ya :P )

4. Komoditas yang berhubungan dengan Investasi mudah
   Komoditas ini adalah komoditas terakhir dalam rencana perdaganan kaisar Li Cik Li Hai, dikarenakan banyaknya orang merasa malas untuk bekerja dan menginginkan hasil yang banyak. Untuk memasarkan komoditas ini biasanya adanya kesan bahwa akan mendapatkan keuntungan yang berlipat tanpa perlu bekerja , atau membiarkan uang "bekerja" dengan sendirinya atau dengan embel-embel nilai atau harga akan naik setelah jangka waktu tertentu. Dikarenakan berdampak mengakibatkan putaran keuangan melambat maka walaupun peminatnya banyak , komoditas ini menjadi prioritas terakhir.

Pada Akhirnya Dinasti Pu pun kembali berkembang dengan pesat bahkan wilayahnya sudah memasuki 2/3 daerah dalam peta dunia, dan masih akan terus terjadi. Sehingga pada akhirnya terjadilah bencana alam yang memusnahkan kerajaan hebat dari Dinasti Pu tersebut. Dan konon catatan-catatan didalam sejarah dihilangkan secara sengaja oleh pihak-pihak yang berwenang. Sehingga Dinasti Pu menjadi suatu peradaban yang hilang dari sejarah.

Namun masih ada beberapa keturunan dari Dinasti Pu yang tetap selamat dan masih terus hidup sampai dengan saat ini. Mungkin tanpa disadari mereka ada disekitar kita.

Notebawah :
Cerita diatas hanyalah fiksi semata yang berasal dari imajinasi penulis, adapun jika ada kesamaan nama , tempat atau peristiwa semua itu hanyalah ketidaksengajaan yang diluar kemampuan penulis. Jika memang ada pihak-pihak tertentu yang merasa kurang berkenan dengan tulisan diatas penulis mohon maaf, karena maksud dari tulisan diatas adalah hanya untuk hiburan semata.

12 Jun 2015

Lucky Luke sang Koboi Penyendiri yang Jauh dari Rumahnya

Pada kesempatan kali ini penulis ingin mengangkat kisah tokoh fiksi idola penulis dari semasa kanak-kanak sama dengan saat ini, tokoh yang ingin penulis angkat adalah Lucky Luke (koboi yang menembak lebih cepat dari bayangannya sendiri). Lucky Luke adalah tokoh koboi yang diciptakan oleh Rene Goscinny, dan kadang digambar oleh Maurice De Bevere (terkenal dengan nama Morris).

Dikisahkan dalam berpetualang Lucky Luke selalu bersama dengan Kuda Putih rekan setianya, yang bernama Jolly Jumper yang mana Jolly Jumper sendiri adalah kuda tercerdas dalam serial tersebut (baca kisahnya nanti kalian bisa simpulkan sendiri). Terkadang juga pasangan Luke dan Jolly ditemani oleh Rantanplan/Rintincan/Bushwack (Rintincan untuk sindiran Rintintin, Bushwack untuk seri versi bahasa inggris) seekor Anjing penjaga penjara yang membuat cerita semakin menarik dan konyol.

Kalau ada jagoan tentu ada musuhnya yaitu para penjahat, musuh abadi Lucky Luke disini adalah Geng Dalton yang terdiri dari 4orang Joe, Jack, William, Averell. Mereka adalah 4 orang bersaudara yang mana Averel yang termuda adalah yang paling tinggi namun polos, sedangkan Joe adalah yang tertua dan pemimpin mereka walaupun bisa dikatakan yang "terpintar". Walaupun penjahat Dalton sendiri adalah segerombolan orang yang kurang cerdas, namun mereka jahat hal itu karena menjadi penjahat sudah merupakan warisan turun temurun keluarga mereka.

Adapula beberapa tokoh yang menjadi teman ataupun musuh Lucky Luke, seperti Calamity Jane (koboi wanita, yang kuat. Teman Luke),  Billy The Kid  (penjahat anak-anak, musuh Luke), Jesse James (penjahat yang ingin seperti robin hood, musuh Luke) yang terkadang muncul didalam serial ini.

Selain itu ada juga tokoh-tokoh dari suku indian yang juga muncul dalam kisah ini, dan Lucky Luke sendiri biasanya berkawan dengan mereka. Yang menarik banyak nama tokoh indian yang dinamakan seperti nama hewan ataupun warna contoh : Anjing Kuning , Elang Hitam, Serigala Berbulu, Bison Ngamuk (kalau penulis sendiri mau punya nama Indian Beruang Biru hahaha). Dan semua indian ini memanggil para koboi ataupun pendatang dengan nama Muka Pucat, dikarena warna kulit mereka pucat. Dan Lucky Luke sendiri biasa memanggil mereka dengan sebutan saudara kulit merah.

Serial ini cukup menarik untuk disimak berulang kali, baik dalam membaca komiknya ataupun menonton filmnya. Ada saja tingkah laku yang kocak yang dilakukan tokoh-tokoh dalam serial ini terutama Rantanplan dan Geng Dalton (terutama Averell). Dan yang menjadi ciri khas dari Lucky luke adalah pada akhir cerita ia dan Jolly Jumper selalu menuju arah matahari terbenam dan menyanyikan lagu "i am poor lonesome cowboy, whose long way way from home"

7 Jun 2015

Sang Pendekar Sesat dari Timur

Ilustrasi Sesat Timur Huang
Dalam beberapa tulisan sebelumnya penulis pernah menyebutkan 5orang dedengkot dunia persilatan dalam trilogi novel Rajawali (Pendekar Pemanah Rajawali, Kembalinya Pendekar Rajawali, dan Golok Naga Pedang langit). Yaitu pendekar yang mewakili 4 arah mata angin dan 1 pada pusat.

Pada kesempatan kali ini penulis ingin mengupas lebih lanjut tentang salah satu dari mereka , yang ingin penulis kupas adalah Huang Yao Shi / Oy Yok Su si pendekar Sesat dari Timur. Huang / Oy sendiri berasal dari sebuah pulau yang dinamakan Pulau Bunga Persik atau Pulau Persik yang berada di lepas pantai bagian timur dari daratan tiongkok, dan sifat dan perangainya yang lain daripada yang lain sehingga ia sering dianggap sesat menyebabkan nama Sesat Timur melekat kepadanya.

Sesat Timur adalah pendekar dengan usia termuda dari kelima pendekar sakti penguasa dunia persilatan, pada saat pertarungan pertama di gunung HuaSan untuk memperebutkan gelar terhebat usianya baru sekitar mendekati usia 30tahun. Selain kemampuan ilmu silat kasar / gerakan Huang juga memiliki tenaga dalam yang hebat, selain itu dia merupakan ahli dalam sastra, perhitungan matematika, peramalan, dan dalam kesenian.

Kemampuannya yang tinggi dalam ilmu matematika dan peramalan terlihat dari pulau persik yang dia kuasai, yang mana didalam pulau persik itu ada banyak susunan dari pohon-pohon persik yang menyerupai labirin besar. Sehingga siapapun yang masuk kesana sulit untuk menemukan jalan keluar ataupun kembali ke pintu masuk. Sedangkan untuk kemampuan dibidang kesenian terlihat bahwa Sesat timur ini gemar memainkan seruling giok, tapi jangan dianggap enteng alunan musik yang keluar dari seruling giok itu disertai dengan tenaga dalam yang bisa digunakan untuk bertarung lho. Zhao Botong / Ciu Petong sang bocah tua nakal saja sampai meronta-ronta ketika mendengar alunan musik dari seruling giok yang dimainkan oleh Sesat Timur.

Dikisahkan dalam cerita tidak lama setelah pertarungan pertama di gunung HuaSan Sesat Timur menikah dengan kekasihnya (ibu dari Huang Rong), namun malang sang istri meninggal tidak lama setelah melahirkan putri mereka (Huang Rong). Pada awalnya Sesat Timur ingin bunuh diri dikarenakan perasaan cintanya yang mendalam, namun ketika ia teringat permintaan terakhir istrinya untuk menjaga, membesarkan dan mencarikan jodoh untuk sang putri yang baru lahir ia mengurungkan niatannya. Dan juga ia menyimpan jenazah mendiang Istrinya didalam sebuah goa dan dibiarkan tetap utuh karena perasaan cintanya tersebut terhadap istrinya.

Didalam cerita pula disebutkan bahwa dipulau persik seluruh pelayan dan orang-orang disana adalah orang tuli dan bisu, banyak yang menganggap bahwa Sesat Timur yang membuat mereka menjadi seperti itu. Padahal dari salah satu sumber tertulis bahwa para pelayan disana merupakan para orang-orang yang mengalami cacat dan dikucilkan dari lingkungannya dan bertemu dengan Sesat Timur semasa ia berkelana berkeliling daratan Tiongkok.

Didalam cerita juga disebutkan bahwa Sesat Timur difitnah telah membunuh Bocah tua nakal dan 5 dari 7orang pendekar aneh JiangNan (guru dari Guo Jing) oleh Racun barat dan Yang Kang. Namun Sesat Timur tidak berusaha meluruskan hal tersebut , karena ia tahu tidak akan ada yang mempercayai ucapan orang yang sudah dianggap sesat. Yang menarik pada era kembalinya pendekar rajawali ketika Sesat Timur bertemu dengan Yang Guo yang hendak menikahi gurunya, ia mendukung hal tersebut (walaupun pada masa itu tabu seorang murid dan guru menikah , karena hubungan guru dan murid seperti hubungan anak dan orang tua).

Demikianlah sepenggal kisah tentang si Sesat dari Timur Huang Yao Shi, yang kalau dilihat dari pandang berbeda bisa diketahui kalau ia adalah orang yang romantis, baik dan tidak terikat akan tradisi-tradisi kuno yang merepotkan. Dan walaupun dibilang Sesat, ia tidak mempedulikannya sama sekali, karena ia hidup dengan caranya sendiri.