9 Mar 2015

Poorness Deity (Dewi Kemiskinan ? )

Huwalaaaa jumpa lagi dengan penulis yang masih belum berpengalaman ini. Kali ini kita akan membahas Poorness Deity (dewi kemiskinan), penulis karena menuliskan Deity bukan Goddess karena masih bingung sendiri akan masa ada Dewi yang membawa kemiskinan. Kisah ini juga masih berkaitan dengan Fengshen Yanyi , dan tokoh utama kali ini adalah Nona Ma (mantan) istri dari sang jagoan kita Jiang Ziya.

Dikisahkan Jiang Ziya yang semasa muda hanya belajar ilmu taoisme diatas gunung kunlun sampai dengan usianya sekitar 70tahun, turun dari gunung untuk menjalankan tugas menggulingkan dinasti Shang. Begitu turun gunung, Jiang Ziya menemui sahabatnya tuan Song yang dikenalnya dengan sangat akrab. Setelah tuan Song mengetahui bahwa Jiang Ziya sudah berusia lanjut namun masih belum menikah, maka ia mengatur perjodohan dan menikahkan Ziya dengan wanita bernama nona Ma. Walaupun nona Ma sudah berusia 60tahun lebih namun ia sendiri masih gadis alias belum menikah.

Pada awal pernikahannya, Jiang Ziya yang memang tidak mengerti cara untuk bertahan hidup secara normal (karena ia selama ini hanya mengerti belajar Taoisme) hanya makan dan minum atas pemberian temannya tuan Song. Namun istrinya marah-marah kepada Ziya karena menurutnya seorang suami itu harus bisa bekerja dan menafkahi keluarganya (termasuk istrinya) tanpa meminta bantuan. Ziya pun mencoba berbagai jenis usaha namun selalu gagal karena memang disana bukan bidang kemampuannya. Sehingga sepasang suami istri tersebut hidup secara miskin. Sampai akhirnya sang Istri menceraikan dan meninggalkan Jiang Ziya.

Waktupun berlanjut sampai akhirnya Jiang Ziya menjadi perdana menteri di negara Zhou dan sukses menggulingkan dinasti Shang. Dan atas anugrah langit Jiang Ziya berhak mengangkat 365 manusia, siluman , bahkan iblis sekalipun yang membantunya menggulingkan dinasti Shang. Karena Jiang Ziya mengenang jasa (mantan) Istrinya ia mengangkat nyonya Ma menjadi Dewi, namun nyonya Ma diangkat menjadi Dewi Kemiskinan. Karena sikapnya yang memaksa Jiang Ziya terus bekerja diluar bidangnya, dan ketika Jiang Ziya terus menerus bangkrut nyonya Ma menceraikan (atau pergi meninggalkan Jiang Ziya).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar