7 Feb 2015

Herakles

Heracles mengalahkan Cerberus

Herakles atau dalam bahasa indonesia lebih terkenal dengan nama Hercules (bukan yang di Tanah Abang ya), adalah salah seorang satria pahlawan dari kebudayaan Yunani. Herakles adalah anek dari dewa Zeus dan Alkmene. Heracles lahir dari perselingkuhan dewa Zeus (lagi-lagi si oom Zeus selingkuh, hadeuh) dengan Alkmene, kejadian bermula ketika Zeus menyamar menjadi suami Alkmene (Amfitryon) dan melakukan hubungan seksual , sehingga Alkmene mengandung Heracles. Hal ini lah yang menyebabkan dewi Hera istri sah dari Zeus sangat membenci Herakles (ya jelas aja, kalau suami selingkuh dan sampai punya anak masa iya gak benci), pada awal kelahirannya bayi tersebut diberi nama Alkides namun untuk mengurangi kebencian dewi Hera maka namanya diubah menjadi Herakles yang berarti kejayaan Hera.

Pada saat dikandungan Dewa Zeus memberi anugrah bahwa anak dari Alkmene yang lahir kelak akan menjadi raja, namun karena dewi Hera meminta Ilithyia (dewi kelahiran) agar menunda kelahiran Herakles maka yang lahir terlebih dahulu adalah Euristheus  dan Herakles yang lahir setelahnya menjadi pelayan bagi Euristheus. Dewi Hera pun pernah mengirimkan dua ekor ular untuk membunuh Herakles beberapa bulan setelah ia dilahirkan, namun Herakles dapat mengatasi hal tersebut dan mengalahkan ular-ular kiriman dewi Hera.

Ketika beranjak remaja Herakles disuruh oleh ayahnya tirinya, Amfitryon, untuk menggembalakan ternak ke gunung. Ketika itulah Herakles didatangi oleh dua orang nimfa ,Kesenangan dan Kebajikan, yang menawarkannya pilihan: Kehidupan yang bahagia atau kehidupan yang keras namun berujung kemuliaan. Herakles memilik yang kedua.

Di Thebes, Herakles menikahi anak raja Kreon, Megara. Suatu hari Hera memicu kegilaan pada Herakles dan menyebabkan Herakles membunuh anak-anaknya sendiri. Kegilaannya ini kemudian disembuhkan oleh Antikireus, pendiri Antikira,[8] Herakles menyadari dosanya dan menemui Orakel Delphi. Tanpa sepengetahuan Herakles, Orakel tersebut dikendalikan oleh Hera. Sang Orakel menyuruh Herakles untuk mengabdi pada raja Euristheus dan diharuskan menjalankan sepuluh tugas yang diperintahkan oleh sang raja. Dalam prosesnya, Herakles dituduh curang dalam menjalankan dua tugas sehingga Euristheus memberinya dua tugas tambahan.

Berikut adalah tugas-tugas dari Herakles yang diberikan oleh Euristheus :

Tugas Pertama: Membunuh Singa Nemea
Singa Nemea [Nemean Lion] adalah singa raksasa anak dari Typhon [dalam beberapa versi, anak Selene]. Hewan ini memiliki kulit yang ditutupi oleh bulu yang sangat tebal berwarna keemasan, sangat kuat bagaikan baju sirah yang tidak mampu ditembus oleh senjata apapun. Kekuatannya tenaganya juga sangat mengaggumkan. Karena kebal terhadap senjata, Herakles membunuh singa itu dengan cara mencekiknya sampai mati [dalam versi lain, ia menusukan tangannya kedalam mulut singa]. Setelah membunuhnya, Herakles kemudian menggunakan gigi dari singa itu sebagai pisau untuk mengupas kulit singa itu sendiri dan membuat jubah pelindung yang sangat kuat. Herakles tetao mengenakan jubah singa ini dalam petualangan-petualangan selanjutnya.

Tugas Kedua: Membunuh Hydra
Hydra adalah seekor monster raksasa berkepala sembilan yang menghuni rawa-rawa Lernaea. Ia memiliki satu kepala yang. Ketika kepalanya yang tak abadi dipotong, dua kepala akan muncul menggantikannya, dan begitu seterusnya. Herakles, dengan dibantu Iolaus, membakar setiap kepala tak abadi Hydra setelah memotongnya sehingga kepalanya tidak tumbuh lagi. Dalam menghadapi Hydra, Hera mempersulit Herakles dengan mengirim kepiting raksasanuntuk ikut menyerang Herakles. Kepiting itu mengigit kaki Herakles namun setelah bergumul sekian waktu akhirnya ia sendiri yang dibunuh Herakles. Untuk menghargai usaha kepiting itu, Hera kemudian menempatkannya di langit sebagai Konstelasi Cancer. Setelah mengalahkan Hydra, Herakles mengubur kepala abadi Hydra di bawah sebuah batu besar.

Tugas Ketiga: Menangkap Rusa Ceryneia
Rusa Arkadian Ceryneia adalah hewan suci milik Dewi Artemis. Hewan ini tinggal di hutan Ceryneia dan mampu berlari lebih cepat daripada anak panah. Rusa ini memiliki tanduk emas dan kuku dari perunggu. Herakles mengalami kesulitan menangkapnya, dia baru berhasil menangkap rusa ini setelah berusaha selama setahun. Herakles memasukkannya ke dalam jaring dan membawanya pada Eurystheus, tentunya setelah mendapat izin dari Dewi Artemis.

Tugas Keempat: Menangkap Erymanthus Boar
Ada seekor babi raksasa [boar] yang tinggal di hutan Erymanthus dan Herakles ditugaskan untuk menangkapnya. Untuk menangkap babi itu, Herakles meminta saran pada Chiron, sang Centaur yang bijaksana. Chiron menyuruh Herakles untuk menggiring babi itu ke tempat bersalju tebal. Herakles mengikuti saran Chiron dan akhirnya berhasil menangkap babi itu dengan cara menjebaknya di salju. Herakles lalu membawa tangkapannya pada Eurystheus yang langsung ketakutan dan bersembunyi di dalam tong perunggu ketika melihat babi Erymanthus yang sangat besar dan menakutkan. Eristheus lalu menyuruh Herakles membawa pergi babi itu.

Tugas Kelima: Membersihkan Kandang Kuda Raja Augean
Raja Elis dari Augean memiliki ribuan kuda. Begitu banyaknya sehingga kandangnya sangat susah untuk diurus dan menjadi sangat kotor, sehingga membutuhkan tenaga dan waktu yang tidak biasa untuk membersihkannya apalagi dengan cara biasa. Herakles berpikir dan akhirnya menemukan cara yang lebih cepat. Dia mengalirkan dua sungai melewati kandang itu sehingga kotoran-kotoran di kandang itu akan tersapu oleh aliran air yang deras. Setelah menyelesaikan tugasnya, Herakles memliki sedikit waktu luang. Dia menggunakannya untuk menyelenggarakan Olimpiade untuk menghormati Zeus, ayahnya.

Tugas Keenam: Mengusir Burung-Burung Stymphalian
Danau Stymphalian ditempati oleh sekawanan burung yang memangsa penduduk sekitar. Burung ini jumlahnya sangat banyak, ketika mereka terbang, cahaya matahari-pun tertutup oleh gerombolannya. Burung-burung itu memiliki bulu, paruh, dan cakar dari perunggu. Herakles menggunakan lonceng perunggu pemberian Dewi Athena untuk menakuti burung-burung itu dan kemudian memanah mereka ketika mereka sedang berusaha terbang menjauh, dan tak pernah terlihat lagi sesudahnya.

Tugas Ketujuh: Menangkap Banteng Kreta
Poseidon pernah menghadiahkan seekor banteng pada Minos, raja Kreta [Cretan]. Namun Minos kemudian membuat marah Poseidon sehingga Poseidon membuat banteng tersebut bersetubuh dengan istri Minos, Pasiphae, dan menjadi ayah dari Minotaur. Banteng itu juga merusak daerah Kreta dan sekitarnya. Herakles mendatangi raja Minos dan meminta izin menangkap banteng itu. Setelah Minos memberi izin, Setelah bergumul dan melalui pertarungan yang hebat, Ia berhasil menangkapnya dan membawanya untuk diberikan kepada Eurystheus.

Tugas Kedelapan: Menangkap Kuda Betina Diomedes
Herakles ditugaskan menangkap empat ekor kuda betina hitam pemakan manusia milik raja Diomedes dari Trakia. Dalam prosesnya, kuda-kuda tersebut memakan teman Herakles. Herakles pun membalas dendam dengan membunuh Diomedes dan memberikan dagingnya pada kuda-kuda-nya sendiri untuk dimakan. Setelah diberitahu oleh Herakles bahwa daging yang mereka makan adalah daging tuannya sendiri, para kuda itupun terdiam, dan sejak saat itu tak mau lagi memakan daging manusia. Kuda-kuda ini kemudian diperlihatkan Herakles kepada Eurystheus, dan dilepaskan di Mikene.

Tugas Kesembilan: Mengambil Sabuk Hippolyta
Hippolyta adalah Ratu kaum Amazon dan Herakles diperintahkan untuk mengambil sabuknya. Herakles mendatangi Hippolyta dan meminta sabuknya. Hippolyta yang jatuh cinta ketika pertama kali melihat Herakles, dengan sukarela memberikannya kepada-nya. Tetapi Hera muncul dan memfitnah Herakles berusaha menculik Hippolyta sehingga para wanita Amazon kemudian menyerang Herakles. Herakles-pun mengira bahwa Hippolyta menjebaknya. Herakles melawan para Amazon, mengalahkan mereka dan membawa pergi sabuk Hippolyta. Eurystheus memberikan sabuk itu pada putrinya sebagai hadiah.

Tugas Kesepuluh: Mengambil Ternak Geryon
Geryon adalah seorang raksasa berbadan tiga yang tinggal di Erithia. Herakles terlebih dahulu membunuh anjingnya, Orthrus [saudara dari Cerberus, bekepala dua]. Geryon lalu melawan Herakles. Geryon mengejar Herakles sampai ke Sungai Anthemus. Herakles berhasil membunuh Geryon dengan menggunakan panah yang telah diolesi darah beracun Hydra. Setelah membunuh Geryon, Herakles mengambil ternak Geryon. Walaupun sempat disulitkan oleh Hera yang mengirim banjir dan serangga, Herakles berhasil membawa ternak itu ke Mikene.

Tugas Kesebelas: Mengambil Apel Hesperides
Hesperides adalah nymph [nimfa] putri Titan Atlas [yang memikul bola langit] penghuni kebuh yang memiliki pohon apel emas yang dijaga oleh seekor naga bernama Ladon. Satu-satunya yang tahu lokasi pohon Apel Emas secara tepat, adalah Atlas, Herakles kemudian meminta Atlas untuk mengambilkan beberapa apel emas untuknya. Herakles menawarkan diri untuk memikul langit sementara Atlas mengambil apel. Setelah kembali, Atlas memutuskan bahwa dia tak ingin lagi memikul langit, dan malah menawarkan diri untuk mengantarkan sendiri apelnya. Herakles menyetujuinya dengan syarat Atlas mau memikul langit sebentar sementara Herakles membetulkan posisi jubahnya agar lebih nyaman. Atlas setuju, tapi setelah Atlas memikul langit lagi, Herakles langsung pergi membawa apelnya.

Tugas kedua belas: Menangkap Cerberus
Herakles harus pergi ke dunia bawah [underworld] dan menangkap Cerberus, anjing berkepala tiga peliharaan Dewa Hades. Sebelum menghadapi Cerberus, Herakles terlebih dahulu meminta izin pada Hades untuk menangkap Cerberus. Hades mengizinkan asalkan Herakles tidak menggunakan senjata. Herakles melawan Cerberus dan berhasil mengalahkannya. Herakles lalu membawa Cerberus pada raja Eurystheus yang ketakutan begitu melihat hewan itu. Eurystheus menyuruh Herakles membawa pergi anjing itu, dia juga membebaskan Herakles dari pengabdiannya sehingga Herakles kini bebas. Setelah itu, Cerberus dikembalikan oleh Herakles ke dunia bawah, kepada Hedes pemiliknya.

Setelah menyelesaikan semua tugasnya, Herakles banyak melakukan petualangan petualangan yang amat sangat banyak dan berbeda-beda kisahnya. Namun semua memiliki kesamaan yaitu dalam petualangannya Herakles selalu membantu orang-orang yang bertemu dengannya, membasmi para penjahat dan terkadan beberapa kali berselisih dengan para Dewa/Dewi dari Olympus untuk membela kebenaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar